SneakersHarga Air Jordan Berpotensi Melambung Tinggi, Worth It untuk Investasi?
Harga Air Jordan Berpotensi Melambung Tinggi, Worth It untuk Investasi?

Harga Air Jordan Berpotensi Melambung Tinggi, Worth It untuk Investasi?

Jan 13, 2023

Sebelum tahun 80-an, value sneakers tak lebih dari sekadar alas pelindung kaki. Namun sejak Nike berkolaborasi dengan Michael Jordan, value sneakers bergeser menjadi sebuah item fashion yang layak untuk dikoleksi. Bahkan beberapa bisa dikategorikan sebagai barang mewah.

Pionirnya tentu adalah Air Jordan. Air Jordan merupakan salah satu sneakers paling berpengaruh di ranah sneakers culture. Maka wajar jika harga Air Jordan gila-gilaan. Air Jordan termahal yang pernah terjual adalah Air Jordan 12 (Flu Game) dengan harga $104.000 (setara sekitar 1,6 miliar rupiah). Untuk rata-rata rendah harga Air Jordan sendiri berkisar di antara 1-2 jutaan rupiah.

Saking ikoniknya brand Air Jordan, para sneakershead bahkan percaya bahwa “no pair of feet should ever be without Air Jordan”.

Lalu, apa yang membuat harga Air Jordan tinggi? Dan bahkan, harga resell Air Jordan yang jauh lebih tinggi lagi?

Air Jordan: Sneakers Legendaris

Semua bermula saat Nike menyodorkan kontrak senilai $2.5 juta kepada seorang pebasket muda NBA dari Amerika Serikat bernama Michael Jordan di tahun 1984. Sebuah kontrak termahal pada waktu itu. 

Pada awalnya Michael Jordan enggan menerima tawaran dari Nike karena preferensi pribadinya terhadap Adidas. Namun setelah bujukan dari orang tuanya dan sang agen, David Falk, akhirnya Michael Jordan menandatangani kesepakatan tersebut.

Perjalanan Air Jordan diawali dengan kontroversi yang kemudian disulap Nike menjadi sebuah berkah. Nike memberi Michael Jordan sebuah sepatu bernama Nike Air Ship dengan corak warna merah-hitam. Namun ternyata corak warna ini menyalahi aturan NBA di mana sepatu yang dikenakan harus memiliki kombinasi warna yang sama dengan jersey tim.

Pada waktu itu, Michael Jordan membela Chicago Bulls yang memiliki jersey dengan kombinasi warna merah-hitam-putih. Sedangkan Nike Air Ship tidak memiliki corak warna putih, hanya merah-hitam saja. Maka, saat Michael Jordan memakai sepatu tersebut dalam pertandingan NBA, Nike harus membayar denda sebesar $5,000.

Tak kehabisan akal, Nike kemudian memasarkan Air Jordan 1 sebagai sepatu yang membawa semangat rebellious. Sneakers berwarna merah-hitam (yang di kemudian hari terkenal sebagai bred colorways) ini release pada tahun 1985 dan mendapat sambutan baik dari anak muda penggemar basket di Amerika. Mereka merasa terwakili oleh Michael Jordan yang melakukan perlawanan terhadap status quo.

Melalui strategi jenius ini, Nike pun meraup keuntungan besar. Dari awalnya yang hanya memasang target penjualan sebesar $3 juta dalam 4 tahun, Air Jordan justru laku keras hingga terjual dengan total nilai $126 juta hanya dalam 1 tahun!

Sejak saat itu, Air Jordan konsisten me-release sneakers baru tiap tahunnya. Mereka senantiasa melakukan inovasi untuk melahirkan sepatu basket terbaik. Teranyar, brand dengan logo Jumpman ini me-release Air Jordan 37 di tahun 2022 ini. 

Selain me-release seri terbaru tiap tahunnya, Air Jordan juga mengeluarkan seri retro dan kolaborasi. Seri retro adalah perilisan ulang satu jenis sneakers spesifik dengan desain yang identik, misalnya Jordan 4 Retro SE Black Canvas dan Jordan 6 Retro Carmine (2021). Sedangkan seri kolaborasi adalah hasil perpaduan Nike dengan brand/tokoh lain, misalnya Jordan 1 Retro Low OG SP Travis Scott Reverse Mocha dan Jordan 1 Retro High Dior.

Apakah Worth It untuk Investasi?

Jika melihat bagaimana kecerdikan Nike dalam mengelola dan memasarkan Air Jordan, sudah tentu jawabannya adalah iya. 

Harus diakui bahwa produk Air Jordan memang sensasional, namun kemampuan Nike untuk menyelipkan cerita dalam setiap seri Air Jordan patut untuk diacungi jempol. Cerita sentimental tentang Air Jordan (atau Michael Jordan itu sendiri) hampir tak pernah gagal dalam menyentuh hati penggemarnya. Misalnya sepatu Air Jordan 12 Flu Game yang dipakai Michael Jordan saat sedang sakit namun dia tetap dapat membawa timnya meraih kemenangan.

Selain itu, Nike selalu bisa menemukan titik keseimbangan antara inovasi dan nostalgia dengan konsisten me-release sneakers baru tiap tahun sekaligus me-release ulang sneakers lama dengan label retro. Tak hanya itu saja, Air Jordan juga masih relevan hingga hari ini (meskipun pertama kali release sudah 3 dekade yang lalu) karena Nike senantiasa melakukan kolaborasi dengan brand/tokoh lain.

Namun terlepas dari itu semua, semua kesuksesan Air Jordan ini tidak akan terjadi jika si atlet tidak berprestasi. Michael Jordan adalah pebasket yang brilian. Salah satu pemain basket terbaik sepanjang masa. MJ memenangkan 6 kali gelar NBA bersama Chicago Bulls. Dan keputusan Nike untuk menggandeng Michael Jordan adalah salah satu kolaborasi terbaik di dunia sneakers.

Melihat semua alasan di atas, tampaknya hype Air Jordan tidak menunjukkan tanda-tanda penurunan dalam waktu yang sangat lama. Maka, brand sneakers satu ini sangat cocok untuk dijadikan investasi karena harga Air Jordan cenderung stabil (bahkan naik).

Tips Investasi Air Jordan

Tips pertama tentu saja kalian harus melakukan riset, baik di marketplace sneakers authentic seperti Kick Avenue, di media sosial, ataupun di lingkungan sekitar kalian. Kalian harus peka terhadap tren yang berkembang dan sneakers apa yang sedang ‘naik’.

Tips kedua, cari item dengan nilai historis yang tinggi. Misalnya Jordan 1 Retro High OG Lost and Found. Sneakers ini adalah rilisan ulang dari Air Jordan 1 tahun 1985 dengan desain yang identik. Maka tak heran jika item ini cukup diminati oleh pasar.

Tips berikutnya adalah cari item kolaborasi. Misalnya Jordan 1 Retro High Dior yang merupakan kolaborasi antara Nike dengan rumah mode mewah asal Perancis, Dior. Item ini hanya di-release sebanyak 8.500 pasang. Jumlahnya yang terbatas membuat supply barang tak mampu memenuhi demand pasar. Sehingga harganya pun terus melambung. Pada awal kemunculannya, item ini dibanderol seharga $2,200 (setara sekitar 30 juta) dan kini harga Air Jordan 1 Retro High Dior ini mulai dari 155 juta rupiah. Fantastis, bukan?

Harga resell Air Jordan sudah terbukti tinggi karena memang kualitas produk yang sensasional ditambah dengan demand pasar yang tinggi. Jadi, sudah siap untuk investasi Air Jordan? Intip koleksi Air Jordan yang invest-worthy hanya di Kick Avenue!

 

FAQ

Q: Apa Air Jordan termahal yang pernah terjual?
A: Air Jordan 12 (Flu Game) dengan harga $104.000 (setara sekitar 1,6 miliar rupiah).

Q: Berapakah harga Air Jordan asli?
A: Harga Air Jordan asli sangat bervariasi tergantung seri, colorways, dan ukuran yang tersedia. Untuk mendapatkan harga ter-update AIr Jordan asli, bisa cek: Harga Air Jordan.

Q: Apakah Air Jordan milik Nike?
A: Air Jordan adalah brand yang dikembangkan Nike untuk pebasket NBA, Michael Jordan.

Q: Apa Air Jordan yang pertama?
A: AIr Jordan yang pertama kali rilis adalah Air Jordan 1 di tahun 1985.